Jumat, 31 Oktober 2014

masta 3 PK IMM

PENYEMATAN KADER BARU DALAM MASA TAK’ARUF GABUNGAN TIGA  PIMPINAN KOMISARIAT IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH
(PK IMM UNISDA,PK IMM VETERRAN, PK IMM STIE KH AD)

 

Perkenalan IMM kepada  kader atau mahasiswa baru yang dikemas dalam acara masa tak’aruf  (masta imm) yang diadakan oleh gabungan tiga pimpinan komisariat ikatan mahasisawa muhammadiyah yaitu Pimpinan komisariat IMM UNISDA Pimpinan Komisariat IMM VETERAN Pimpinan Komisariat IMM STIE KH AD. Yang diadakan di desa pucak wangi babat yaitu di gedung perguruhan MI Muhammadiyah 03 pucak wangi adalah langkah awal untuk mengenalkan IMM kepada kader baru sebelum secara resmi diangkat sebagai anggota IMM dengan tema “bersatu dalam menciptakan karakter leader yan progresif”,  acara tersebut diawali dengan pembukaan yang dihadiri oleh Pimpinan Cabang Ikatan mahasiswa muhammadiyah dan pimpinan ranting muhammadiyah pucak wangi babat,
Dalam sambutannya PC IMM Lamongan Masrul Muhajir mengatakan bahwasanya  acara masta imm adalah gerbang  awal masuk sebagai anggota IKatan mahasiswa muhammadiyah serta langkah awal berdakwah serta bergerak dalam tiga hal yaitu intelektual, hummanitas dan religiutas agar tercapainya tujuan IMM yaitu terwujudnya akademusi isalam yang berakhlak mulia. Dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Pimpinan ranting muhammadiyah yaitu bapak zainuri yang juga lalumni IMM berpesan dengan diawali perkataan tokoh nasiaonal yaitu bahwa masyarakat sekarang cenderung bersifat individual kapitalisa beda dengan masyarakat pada tahun-tahun 90 an yang bersifat soisialis agamis yang masi saling membantu satu dengan yang lainya bersifat gotong royong.
Masa tak’aruf IMM tersebut juga diadakan di alam terbuka di atas bukit pucak wangi untuk mengenalkan para peserta kepada pentingnya menjaga alam ciptaan tuhan dan menjaga alam sehingga tetap terjaga sampai akhir dunia ini yang dipandu langsung oleh ketua pimpinan komisariat ikatan mahasiswa muhammadiyah unisda selaku penanggun jawab yaitu Muhammad eko nugroho dia perpesan kepada peserta untuk menjaga alam agar tidak rusak dan tetap bisa dinikmati oleh generasi penerus kita, karena tuhan menciptaka alam ini untuk dijaga sehingga kita semua tetap mengingat dan bersyukur atas nikmat yang diberikan.kepada kita. Acara tersebut ditutup dengan bakti sosial (baksos) memberikan sembako kepada masyrakat pucak wangi yang dirasa sangaat mebutuhkan dengan tujuan menanamkan rasa hummanitas kepada peserta sehingga timbulah bentuk solidaritas antar sesama. Dilanjutkan dengan acara simbolis penyamatan jas almamater IMM oleh ketua umum PC IMM Lamongan kepada peserta untuk tanda awal bahwa peserta suda menjadi anggota IMM 

Selasa, 22 Juli 2014

PEKAN DAKWAH DPD IMM JATIM & PC IMM LAMONGAN






Lamongan, dalam momentum bulan ramadhan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC. IMM) Lamongan berkerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Timur mengadakan agenda kegiatan PEKAN DAKWAH di Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan pada tanggal 15-21 Juli 2014. Agenda kegiatan yang bertempat di PONPES Muhammadiyah Pataan Sambeng sebagai dakwah senter. Acara yang sempat vacum beberapa priode terakhir di PC. IMM Lamongan mencoba untuk dilaksanakan kembali secara rutin di bulan ramadhan seacara terencana dan terpadu.
Kegiatan yang dilaksanakan selama satu minggu dengan beberapa agenda yang pertama sebagai fasilitaor Darul Arqom yang diadakan SD Muhammadiyah Pataan selama tiga hari dan dilanjutkan SMP Muhammadiyah 24 Pataan Sambeng selama tiga hari. Kemudian secara rutinitas acara untuk meraimaikan masjid dari mengajar ngaji alqur’an, tadrus bersama sampai sebagai imam sholat tarawih di Pimpinanan Ranting Se-Sambeng dengan berkoordinasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah setempat.
Pekan dakwah dengan mengangkat tema “Menyemai Dakwah Amar Ma’ruf  Nahi Mungkar, Sebagai Gerakan Dakwah Ikatan”  yang bertujuan untuk  mengembangkan  gerakan dakwah  ditingkat grees road Muhammadiyah sehingga para kader mampu meningkatkan kwalitas sebagai agen dakwah secara individu maupun secara komunal.
Kegiatan yang terjun secara langsung bersinggungan dengan masyarakat  memakai methodologi sosiologi agama sehingga para kader  tidak kesulitan dengan praktek ibadah masyarakat setempat. Karena ketika sudah turun kemasyarakat yang nota bene masjid warga Muhammadiyah ada sedikit perbedaan dalam aktifitas menjalankan ibadah sholat tarawih di masing-masing ranting. Dengan bekal methode tadi kader mampu menghargai kearifan  lokal (Wisdom Local) masyarakat setempat sehingga para kader tidak memaksakan cara ibadah sholat tarawih di tempat asal masing- masing.
Dengan terlaksananya program kerja dari bidang Tablig dan Kajian keislaman PC. IMM Lamongan sebagai oraganisasi kemahasiswaan mampu menjawab kritik sebagai masyarakat sebagai intelektual yang tinggal dimenara gading atau mahasiswa yang bertempat di mercusuar. Semoga kegiatan ini tidak selesai hanya pada bulan ramadhan saja dan bisa berlanjut dalam BAKSOS pada priode mendatang karena wilayah lamongan selatan masih sangat membutuhkan sentuhan-sentuhan mahasiswa. (AR)

Silaturahmi dan Buber


Lamongan,pada momentum bulan ramadhan  Pimpinan Cabang Ikatan mahasiswa Muhammadiyah lamongan. menggelar acara Silaturrahmi dan Buber yang dilaksanakan pada minggu (6/7/14) dikediaman IMMawati Zaqiyatun Nafsi. Selain agenda diatas acara yang bertujuan untuk konsolidasi antara pimpinan cabang dan pimpinan komisariat, persiapan pekan dakwah sebagai agenda bulan syiar ramadhan PDM lamongan dan pembahasan MUSYCAB ke XIII yang akan digelar bulan depan. Pada kesempatan kali ini dihadiri personalia cabang dan kader komisariat se-lamongan yang berlasung sangat meriah sampai ruang yang disediakan tuan rumah tidak muat menampung IMMawan/ti. Kegiatan yang dilaksanakan sore hari sangat positif karena biasanya masyrakat umum diisi kegiatan ngabuburit di jalan raya yang bisa mengurangi subtansi berpuasa.
Kegiatan selanjutnya secara formal dimoderatori IMMawan Krisdia Brigade untuk membuka agenda ini. Amat disayangkan tuan rumah tidak bisa memberi sepatah dua kata karena pada saat bersamaan beliau sibuk mempersiapkan hidangan buka puasa bersama, pada kesempatan selanjutnya Achmad Rusli selaku ketua umum PC. IMM lamongan mengungkapkan.“Ucapan rasa terimah kasih banyak kepada IMMawan/ti yang masih konsisten bisa mengemban amanah organisasi dan ucapan mohon maaf yang sebesar-besarnya juga disampaikan karna pada agenda hari ini kegitan yang tidak sesuai direncanakan karena molor satu jam lebih.Kemudian beliau mengungkapkan bahwa sangat berharap IMMawan/ti tetap konsisten sampai akhir periode karena sembentar lagi agenda MUSYCAB ke XIII proses regenerasi kader diibaratkan bahwa suatu organisasi layaknya api unggung jika tidak dipasok kayu yang baru maka api unggun itu tidak akan berkobar”.
Kemudian acara dilanjutkan dengan rapat persiapan pekan dakwah yang dipimpin oleh IMMawan M. Nur Ali Zulfikar sebagi follow up rapat kemarin dan menghasilkan poin-poin penting. Pertama kegitan pekan dakwah akan dilaksanakan di Kec. Sambeng pada tanggal 15-21 Juli, kedua Ponpes Pataan Sambeng sebagai dakwah center IMMawan/ti yang kemudian pada waktu sholat terawih bisa menyebar ke ranting-rangting Muhammadiyah sekitar. Kemudiaan juga rapat MUSYCAB yang dipmpin IMMawan Ilyasa Hadi juga manghasilkan poin-poin penting. Pertama agenda MUSYCAB ke XII IMM Lamonag akan dilaksanakan pada tanggal 8-9 agustus 2014 bertempat di pantura. Kedua merekomendasikan IMMawan Ismail yusuf sebagai Ketua, IMMawati Yurike sebagai sekretaris dan Krisdian Brigade sebagai anggaota untuk menjadi panitia pemilihan.
Acara selanjutnya karna mengingat adzah magrib sudah berkumandang maka dilaksnakan buka bersama ikatan . Kemudian IMM cabang juga diundang oleh PRM setempat diberi kesempatan untuk menjadi imam sholat terawih dan memberi khultum dan diamanatkan kepada M. Nur Ali Zulfikar sebagai petugas selaku Kabid Tablig dan Kajian Keislaman.(AR)


Minggu, 13 Juli 2014

MUSYAWARAH CABANG (MUSYCAB) XII


MUSYAWARAH CABANG (MUSYCAB) XII
PIMPINAN CABANG IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH
LAMONGAN
06-07 JUNI 2013

“Gerakan Menyongsong Setengah Abad: Al-Ma’un dan Intelektualisme Islam
menuju Peradaban Utama”




Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah merupakan salah satu Ortom di Muhammadiyah yang menjadi wadah perjuangan untuk menghimpun, menggerakkan dan membina potensi mahasiswa islam guna meningkatkan peran dan tanggung jawabnya sebagai kader persyarikatan, kader ummat dan kader bangsa baik di PTM ataupun PTN / PTS Lainnya.

Lahir pada tanggal 29 syawal 1384 H bertepatan dengan tanggal 14 maret 1964 menjadikan IMM sebagai Ortom yang terakhir berdiri di Muhammadiyah dengan segala AD dan ART yang disusun dan disempurnakan setiap Muktamar IMM dari awal kelahirannya hingga setengah abad perjuangannya di persyarikatan dan di Negara Indonesia tercinta ini.

Dalam melaksanakan Regulasi Kepemimpinannya IMM mempunyai aturan Musyawarah -yang menjadi ruh- dalam setiap organisasi yang ada. Musyaawarah yang dilaksanakan di tingkat komisariat adalah Musyawarah Komisariat (Musykom) , ditingkat Cabang adalah Musyawarah Cabang (Musycab),  ditingkat Daerah adalah Musyawarah Daerah (Musyda) dan ditingkat Pusat adalah Muktamar. Dalam Momentum peralihan Tampuk Pimpinan di tingkat Cabang Lamongan, STIE KH. Ahmad Dahlan Lamongan turut menjadi saksi sejarah kepemimpinan Cabang Lamongan (periode 2013-2014) dengan menjadi Panitia Lokal dan tempat diadakannya Pemilihan Formatur serta pemilihan ketua umum oleh sidang istimewa anggota formatur dalam pelaksanaan Musycab XII tersebut.

Pada Momen yang baik itu turut Hadir beberapa pejabat Pemerintahan Kabupaten Lamongan yaitu Bupati Lamongan,  Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lamongan, beberapa Kepala Dinas Instansi Pemerintahan Kabupaten Lamongan dan didampingi oleh Ayahanda Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lamongan. Berlaku Sebagai pembuka secara resmi Acara Musycab XII Lamongan ini hadir Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah IMM Provinsi Jawa Timur.


Pembukaan Musycab berlangsung mulai hari kamis, 6 juni 2013 pukul 13.30 Wib. Turut mengiringi perjalanan Musycab ini beberapa wejangan yang disampaikan oleh beberapa pejabat pemerintahan maupun segenap pimpinan muhammadiyah serta DPD IMM Jawa Timur.  Pimpinan Cabang IMM yang di wakili oleh Kakanda M. Anang Nafi’uzzaky selaku Ketua Umum PC IMM Lamongan periode sebelumnya, menyampaikan dalam sabutannya bahwa “Muhammadiyah hendaknya lebih memperlihatkan ke-berpihak-kan’nya kepada Rakyat yang sesuai dan sejalan dengan Ruh dari Ayat-ayat yang terdapat dalam surat Al-Ma’un yang menjadi landasan gerakan awal Muhammadiyah oleh KH. Ahmad Dahlan.”(edt) Selanjutnya kakanda zaky menjelaskan banyak beberapa maksud dari di ambilnya Tema Musycab XII ini.

Setelah Sambutan dari PC IMM Lamongan disusul berikutnya pembukaan secara resmi acara Musycab XII oleh Kakanda Ali Muthohirin selaku Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur, dalam sambutanya beliau Menyampaikan bahwa IMM hendaknya selalu berpartner dengan pemerintah dalam rangka pemberdayaan umat (rakyat), namun di sisi lain sebagai agen of control IMM juga hendaknya tidak lupa tugasnya untuk mengawal dan menyampaikan kritik kepada pemerintahan dalam setiap kebijakan yang di laksanakan baik peran di tingkat cabang, provinsi maupun tingkat pusat.” (edt) Selain itu kakanda Ali menyinggung pula isu-isu di Jawa Timur dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan oleh Pemerintah Provinsi yang terkesan berjalan “rapi”.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan yang merupakan Orang Tua, Ayah dari Ortom IMM ini diberikan kesempatan untuk memberikan Wejangan dalam pelaksanaan Musycab XII ini. Pimpinan Daerah Muhammadiyah yang di wakili oleh Ayahanda KH. Najih Bakar, M.Si. Menyampaikan beberapa wejangan bahwa “ IMM sebagai salah satu Ortom Muhammadiyah, di istilahkan jika Muhammadiyah AdalahRumah yang besar maka IMM sebagai Ortom adalah kamar-kamar yang ada di dalamRumah besar itu. Di harapkan IMM mampu menjaga jati diri Muhammadiyah terkait dengan 13 poin komitmen dalam ber-Islam dan komitmen dalam ber-Muhammadiyah. Dalam momentum pergantian pimpinan ini Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan berharap agar terpilih Ketua Umum baru yang mengerti Muhammadiyah dan Ortom (Organisasi Otonom) yang ada di Muhammadiyah, serta Musyawarah hendaknya dilaksanakan sesuai dengan kaidah yang ada di dalam AD/ART Muhammadiyah (IMM) tidak dicampuri dengan sistem maupun ideologi yang lain di luar Muhammadiyah. PD Muhammadiyah Lamongan pun berpesan kepada DPD IMM Jawa Timur agar segera di berikan pengesahan terhadap Struktural yang baru terbentuk agar nantinya bisa segera bersinergi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dalam menjalankan program-program yang ada. Dalam akhir sambutan Ayahanda Najih mengingatkan kembali Trilogi Muhammdiyah yang senantiasa di pegang oleh KH. Ahmad Dahlan dalam menggerakkan persyarikatan untuk dilaksanakan dalam ber-IMM, yakni Berfikir, Berbicara dan Berkerja.

Dalam Musycab XII PC IMM Lamongan ini turut hadir Bupati Lamongan, Ayahanda H. Fadheli, SH. MM. Sebelum menyampaikan sambutannya beliau menyerahkan bantuan dalam pelaksanaan Musycab XII PC IMM Lamongan kepada pimpinan PC IMM Lamongan yang diwakili oleh Ketua Umum PC IMM Lamongan, Kakanda M. Anang Nafi’uzakky. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan beliau terhadap pelaksanaan Muscab XII ini. Dalam Sambutannya beliau banyak menyampaikan berbagai informasi kebanggaan yang di miliki Lamongan mulai dari sektor perekonomian, perikanan, pertanian maupun pendidikan serta infrastruktur yang ada baik dalam persaingan di kancah Provinsi maupun di tingkat Nasional (Indonesia). Perekonomian Lamongan meningkat, baik dukungan dari sektor Pelayanan  Kesehatan (didukung RS Muhammadiyah dan Jamkesmas gratis di kelas III), sektor Pertanian (Lamongan menduduki peringkat satu dan disebut sebagai lumbung padi di Jawa Timur), sektor perikanan pun turut ditingkatkan (menduduki peringkat satu hasil ikan terbanyak di Jawa Timur baik laut maupun tambak). Sektor pendidikan pun selalu mendapatkan kabar gembira yang beberapa diantaranya disumbangkan dari perguruan Muhammadiyah ( juara III Internasional L KIR yang mengubah kotoran hewan menjadi pengharum ruangan yang di laksanakan di Turky). Selain itu juga juara di OSN Biologi di Batak oleh Siswa SMP Kembangbahu Lamongan, begitu pula hasil Ujian Nasional SD, SMP atau SMA. UNAS SMA mendapat peringkat 1 di Jawa Timur, peringkat 6,7 dan 9 serta 10 besar di Indonesia. Dukungan Pemkab terus diberikan yang berupa Beasiswa Pemkab melalui Dinas Pendidikan Lamongan dengan nilai 4 juta bagi PT luar Lamongan dan 2 juta bagi PT dalam Kabupaten per-tahunnya, yang selalu tidak kurang dari 300 siswa. Beasiswa Bidikmisi Pemkab Lamongan untuk 200 siswa dengan nilai 12 juta per-tahunnya. Demikian untuk informasi sektor pendidikan, dalam hal kedewasaan ber-demokrasi Lamongan telah memiliki kesadaran dan kesan dewasa dalam ber-demokrasi, terlihat dalam pelaksanaan Pilkades yang berlangsung tiga gelombang berjalan tertib, aman dan lancar. Sebagai data terdapat 2 desa yang perolehan suaranya seimbang.


 
Dalam bidang Lingkungan Hidup juga memberikan kabar gembira yakni target peraihan piala Adipura untuk yang ke-enam kalinya di tahun ini, dan Piala Adipura Kencana untuk yang pertama kalinya (Adipura Kencana diberikan hanya untuk 2 kabupaten/kota besar dan hanya satu kabupaten/kota kecil di Indonesia, yakni Kabupaten Lamongan tercinta). Tepuk tangan hadirin memecah keheningan dan menyemarakkan forum teriring bersama dengan rasa bangga terhadap Lamongan, satu kota kecil dengan berbagai prestasi diantara 500 kabupaten/kota lain yang ada di Indonesia. Dalam bidan infrastruktur yang ada bapak Bupati menyampaikan bahwa Pemerintahannya akan senantiasa berusaha memenuhi fasilitas infrastruktur yang ada di Lamongan ini, untuk pembangunan jalan mulai dari paling selatan Kabupaten hingga paling utara Kabupaten di targetkan akan selesai 90% di tahun 2013 ini. Sebagai penutup sambutannya beliau menyampaikan pesan kepada Musyawarah Cabang ini agar senantiasa berjalan dengan baik, tertib dan lancar serta pemerintahannya menunggu dan mengharapkan kawalan terhadap kebijakan yang di ambilnya.

Sambutan dari Bapak Bupati Lamongan ini mengakhiri acara pembukaan Musycab dan di lanjutkan dengan manual acara yang di siapkan panitia. Sesaat setelah pembukaan ditutup, bapak Bupati Lamongan beserta segenap undangan meninggalkan ruangan. Dan gambaran secara umum Musycab XII PC IMM Lamongan berjalan dengan baik dan lancar, sesuai dengan yang di harapkan. Hasil Musycab yang telah di setujui oleh seluruh Musyawirin menghasilkan :

1.      Susunan Formatur :
-          Rusli Ahmad                           ( Sukodadi )
-          M. Ali Nur Zulfikar                   ( Sukodadi )
-          Ilyasa Hadi                              ( Sukodadi )
-          Masrul Muhajir                        ( Sukodadi )
-          Arian Yusuf W.                       ( STIE KH. Ahmad Dahlan Lamongan)
-          Rislu Muhtadi                         ( Sukodadi )
-          Eko Nugroho                          ( Sukodadi )
-          Asti Rafika                              ( Sukodadi )
-          Musa Kubuwono                    ( STIT/STIE Muhammadiyah Paciran)
-          Novian Fajrin                          ( STIKES Muhammadiyah Lamongan)
-          M. Anang Nafi’uzakky           ( PC IMM Lamongan 2011-2013 )
-          Kris Dyan Brigade                  ( PC IMM Lamongan 2011-2013 )
-          M. David Rosyidi                   ( PC IMM Lamongan 2011-2013 )
2.      Struktur Pengurus :
-          Ketua Umum              : Rusli Ahmad
-          Sekretaris Umum        : Kris Dyan Brigade
-          Bendahara Umum       : M. Ali Nur Zulfikar


Ucapan Terima Kasih disampaikan Kepada :
1.            Bupati Lamongan
2.            Sekretaris Daerah Lamongan
3.            Wakil Ketua DPRD Lamongan
4.            Kepala Dinas Pemerintahan Kab. Lamongan
5.            Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan
6.            Ketua STIE KH. Ahmad Dahlan Lamongan
7.            DPD IMM Jawa Timur
8.            PC IMM Lamongan
9.            PK IMM Se-Cabang Lamongan
10.         Segenap undangan yang memeriahkan MUSYCAB XII PC IMM Lamongan
11.         Donatur
12.         Dan semua pihak yang turut membantu pelaksanaan Musycab ini.

Dilanjutkan dengan rapat formatur lanjutan, besok pada:

Hari                 : minggu, 9 juni 2013
Pukul               : 14.00
Tempat            : Kantor PC IMM Lamongan
diharapkan seluruh formatur bisa hadir tepat waktu.

Terima kasih disampaikan, telah membaca informasi dari kami.
Billahi fii sabililhaq Fastabiqul Khoirat


Lamongan, 8 juni 2013
Ketua Umum
PK IMM
STIE KH.Ahmad Dahlan Lamongan




Immawan Arian Yusuf Wicaksono







PELANTIKAN PC. IMM LAMONGAN Periode 2013-2014

PELANTIKAN PC. IMM LAMONGAN
Periode 2013-2014
“Gerakan Menyongsong Setengah Abad: Al-Ma’un dan Intelektualisme Islam
menuju Peradaban Utama"

Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Lamongan telah siap untuk ber-aksi di arena perjuangannya khususnya di kalangan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, Kabupaten Lamongan serta dalam wacana Global baik Nasional maupun Internasional pada umumnya. Ditandai dengan prosesi pelantikan Pimpinan terpilih oleh DPD IMM Jawa Timur yang diwakili oleh Kakanda Adam Muhammad.
Pelaksanaan Pelantikan ini bertempat di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan pada hari Sabtu, 13 juli 2013. Pelaksanaan berlangsung mulai pukul 10.00 wib dan di akhiri dengan kajian sekaligus buka puasa bersama Pimpinan Cabang dan segenap undangan (PK.IMM Se-Kabupaten Lamongan). Pelantikan dipimpin oleh perwakilan DPD IMM Jatim Immawan Adam Muhammad, ditandai dengan pengucapan ikrar Pimpinan Harian PC IMM Lamongan periode 2013-2014.


Pada dasarnya pada peralihan tampuk pimpinan ikatan pasti terdapat harapan untuk menjadi semakin baiknya ikatan, Grand-grand idea baru, Narasi baru, Ijtihad baru serta semangat baru dalam perjalanan tampuk pimpinan ikatan periode kedepan. Didalam momentum bulan yang suci, bulan Ramadhan yang penuh berkah diharapkan juga akan memberikan keberkahan terhadap ikatan yang dilantik pada bulan mulia ini. Banyak sekali wejangan yang diberikan pada kesempatan sambutan, baik dari Pimpinan Lama (2012-2013), Pimpinan Baru (2013-2014), DPD IMM Jatim, serta PD Muhammadiyah Lamongan.

Sebagai pembuka, di dalam sambutan ketua umum PC IMM 2012-2013 M. Anang Nafi’uzaky yang akrab di sapa “Mas Jack” menyampaikan selamat kepada Pimpinan yang baru terpilih dan dilantik supaya lebih baik lagi dalam kepemimpinan periode kedepan. Mas Jack juga mengingatkan kepada kita bahwasannya Muhammadiyah sekarang berbeda dengan Muhammadiyah zamannya KH. Ahmad Dahlan yang masih murni bergerak untuk selalu berpihak kepada Masyarakat menengah ke bawah. Disinggungkan dengan Artikel bapak Dr. Amin Abdullah yang berjudul Muhammadiyah dan Tantangan Modernitas, rasanya sudah cukup bukti bahwa Muhammadiyah dikhawatirkan akan terjebak ke dalam budaya Modernitas. Yaitu budayaKonsumeristik, budaya Populer, dan sikap Hedonistik yang masuk ke dalam Muhammadiyah dan merusak ruh gerakan. Didalam mengakhiri sambutannya ia juga berpesan supaya kita (PC IMM Lamongan) mampu menjadi warna di persyarikatan Muhammadiyah. (edt)

Menyambung sambutan Mas Jack, ketua IMM terpilih, Achmad Rusli yang akrab di sapa “Mas Mbadug”  dengan memaparkan berbagai macam tantangan Dehumanisasi di era yang kian menyemarakkan krisis Moral ditengah masyarakat umum maupun di kalangan Muhammadiyah baik itu krisis ekonomi(adanya jurang pemisah antara si Miskin dan si Kaya), krisis social(karena teknologi yang semakin canggih menjadikan masyarakat semakin kurang memperhatikan sekitar), krisis budaya (Pop Culture), krisis politik (tidak lagi memperhatikan  -sebagai landasan- politik moral gagasan Dr. Amin Ra’is). Dia juga berharap dukungan dari semua anggota dalam menjalankan periode kedepan dengan system Collectif Collegea yang ada dalam ikatan. Dalam mengakhiri sambutannya dia menyampaikan kepada para Immawan/I yang hadir agar IMM sebagai kader harus mampu menjadi Agen di wilayahnya masing-masing dalam menyiarkan dan menggaungkan Muhammadiyah dan IMM, sehingga diharapkan  IMM bisa menancap dalam ke bumi dan menjulang tinggi ke langit. (edt)

Setelah memimpin prosesi pelantikan, tiba waktunya kesempatan untuk DPD IMM Jatim untuk menyampaikan wejangannya kepada PC IMM Lamongan. Dalam sambutan tersebut mas Adam menyampaikan terima kasih kepada kepemimpinan periode sebelumnya, karena dikepemimpinan Immawan Zaky, telah melaksanakan berbagai ijtihad dibidang keilmuan kader. Ia juga menyampaikan selamat kepada kepemimpinan yang baru terpilih dan diharapkan mampu melanjutkan perjuangan ijtihad periode yang lalu serta mengembangkannya.

Ia juga mencoba mengajak kita untuk melihat kondisi bangsa ini yang sudah dalam taraf keterpurukan yang akut sehinggaHigh Politic tidak lagi menjadi landasan berpolitik para politisi kita saat ini di senayan-pusat-, bukan sikap substantive yang dibawa namun hanyalah sikap karikatif –pencitraan politik- yang di tonjolkan. Sebagai contohnya kebijakan menaikkan harga BBM yang diiringi dengan penerimaan BLSM bagi rakyat miskin –yang kita tahu tidak merata-, realitas ini lagi-lagi lebih menggambarkan kebijakan pemerintahan yang hanya bersifat karikatif atau pencitraan. Dalam pelantikan ini di angkat tema yang menarik, bahwa ruh gerakan yang seharusnya di lestarikan dijadikan landasan bergerak, akhir-akhir ini sudah hilang, sehingga IMM-pun di usia yang hampir setengah abad ini diharapkan mampu mengaplikasikan Tri Kompetensi Dasar-nya sehingga jargon yang luar biasa itu tidak terkesan mandeg ditengah jalan. Karena terlihat organisasi kita ini masih termasuk kedalam organisasi yang hanya bersifat momentum, bergerak dalam pergantian pimpinan dan ritual ikatan saja. Kader juga sudah saatnya untuk mempelajari ilmu tafsir –sebagai tuntutan- sehingga harus mendalami ilmu hermeneutika dengan tuntas dan mendalam. Ia juga menyampaikan bahwa Gerakan sosial baru harus menjadi khazanah kajian kritis kita. Di bulan ramadhan ini merupakan momentum yang tepat untuk tema yang diangkat dan menjadi semangat kita dalam mengembalikan ruh gerakan muhammadiyah yakni esensi surat Al-Maun dalam sosial-kemasyarakatan kita.

Sebagai sambutan penutup adalah sambutan danwejangan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lamongan yang disampaikan oleh Bapak Drs. H. Musthofa Nur, S,Pd. MM. Beliau mengucapkan selamat kepada pimpinan terpilih dan peantikan dibulan suci ini semoga memberikan manfaat kepada pimpinan yang baru dilantik sehingga mampu berjuang tidak hanya untuk Muhammadiyah saja tapi IMM harus ikut berjuang untuk Bangsa dan Negara. Dalam mengemban amanah ini para pimpinan harus bisa menyisakan waktu untuk memikirkan organisasi, karena pimpinan akan menemui beberapa macam manusia dalam menjalankan tugas kepemimpinannya diantaranya adalah manusia yang mampu dan mau, mampu tapi tidak mau, tidak mampu tapi mau dan yang terakhir tidak mampu dan tidak mau. Dalam melaksanakan kepemimpinan ini jangan sampai meninggalkan musyawarah dan kebersamaan supaya organisasi bisa berjalan dengan maksimal. Beiau juga berpesan supaya IMM harus berfikir lokal namun berwawasan nasional dan internasional. Maka dari itu kader IMM haruslah menguasai Trik, memiliki jaringan (sinergi), professional, menguasai informasi dan belajar seumur hidup harus menjadi semboyan. Sebagai penutup sambutan, beliau mengingatkan bahwa naskah pelantikan (SK) dari DPD IMM Jatim adalah masih berbunyi “dianggap mampu” oleh karena itu kepengurusan periode kedepan harus mampu membuktikan bahwa PC IMM Lamongan ini benar-benar mampu mengemban amanat sebagai pimpinan.

Berbagai pesan wejangan telah diberikan dan selau teriring do’a serta harapan agar PC IMM Lamongan periode 2013-2014 semakin baik, semakin berjaya, dan semakin bisa diandalkan, baik itu kualitas moral maupun kualitas intelektual.(Arian Yusuf Wicaksono)