MILAD 50 IMM, DPD IMM JATIM
Gelar Road Show Seminar Dan Diskusi Publik di Lamongan
Lamongan, Dalam rangka memperingati Milad Ikatan
Mahasiswa Muhammadiyah yang ke 50 tahun. DPD IMM Jawa Timur menggelar acara
Seminar dan Diskusi Publik dengan tema "50 Tahun IMM; Menyemai Ide,
Menebar Kesalehan, Mewujudkan Kemandirian Bangsa. Kegiatan milad kali ini dibuat Road Show yang di awali di Aula Mas
Mansyur PWM jatim selanjutnya lamongan sebagai tempat kedua kegiatan
memperingati milad IMM ke 50 ini.
Acara yang dihadiri oleh
kader IMM Lamongan, Gresik dan Tuban ini
diadakan pada hari Kamis, (20/3/2014) pukul 09.00 WIB bertempat di Aula
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan muhammadiyah Lamongan. Pada kesempatan kali
kegiatan yang turut mengudang dalam acara pembukaan dihadir Sekretaris Umum PDM
lamongan Bapak Drs Shodikin M.Pd, Ketua STIKES Muhammadiyah Lamongan Bapak H.
Budi Utomo, M.Kes dan dibuka oleh Bapak Yuhronur Efendi, MM selaku Sekda
Kabupaten lamongan
Dalam sambutan pembukaan
ketua umum DPD IMM Jatim, Najih Prasetyo,“menyinggung bahwa kinerja dari
pemerintahan Indonesia ini masih jauh dari harapan disatu sisi mentri ekonomi
mengembor-gemborkan gerakan ekonomi kerakyatan disisi lain mentri perdagangan
masih mengimpor barang-barang dari luar negri” imbuhnya.
Dalam kesempatan pertama sebagai nara sumber Bapak Moh Mirdasy
menyampaikan “ PILEG 2014 sebentar lagi akan digelar kalau ketika kita melihat
system dan prilaku elit partai maupun prilaku para pemilih sangat miris sekali,
system proposional terbuka sehingga para calon legislatif demi meraup suara
terbanyak dan demi bisa menduduki kursi di gedung Dewan Pimpinan Rakyat
menghalalkan segala cara, dan prilaku pemilih yang sering mengatak wani piro”. Ungkap Kakanda Mirdasy yang juga alumni IMM.
Memperoleh kesempatan
kedua sebagai nara sumber Bapak Prof. Dr. Zainudin Maliki, MA mengatakan “
Pendidikan di indonesia harus otentik, para guru tidak hanya pandai NGAJI
(ngarang biji) dan UN adalah bagaikan musim kemarau satu tahun habis
dengan hujan satu kali ” jelas mantan
Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya ini.
Disela-sela seminar ada
hal menarik ketika Bapak Prof. Dr. Zainudin Maliki, MA., para kader IMM para
peserta seminar dalam seminar diberi pertanyaan. Pilih mana sikat gigi rutin
tiap pagi hari atau pilih lulus UN. Itu disambut riuh oleh peserta yang agak
kebingungan dalam menjawab, karna itu Indonesia pendidikanya yang berbasis
angka imbuhnya.(Rusli)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar