SEMINAR DAN DIKSUSWATI
Padahal
kelompok usia remaja merupakan usia yang paling rentan terinfeksi HIV/AIDs dan
Penyakit Menular Seksual (PMS) lainnya. Bahkan, dalam jangka waktu tertentu,
ketika perempuan remaja menjadi ibu hamil, maka kehamilannya dapat mengancam
kelangsungan hidup janin/bayinya.
Maka kami
dari Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah Kabupaten Lamongan ketua bidang Immawati
akan menyelenggarakan seminar DIKSUSWATI ( Pendidikan Khusus IMMawati) Informasi
mengenai masalah kesehatan reproduksi, selain penting diketahui oleh para
pemberi pelayanan kesehatan, pembuat keputusan, juga penting untuk para
pendidikan dan penyelenggara program bagi mahasiswa, agar
dapat membantu menurunkan masalah kesehatan reproduksi remaja.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 8 Juni 2014 bertempat di TK
ABA Desa Surabayan Kecamatan Sukodadi, dihadiri sekitar 70 IMMawati serta PC.
NA dan PR NA se-Sukodadi seminar”. Kabid IMMawati Asti Rafika dalam sambutanya
mengatakan “ Bahwa perempuan Indonesia harus mampu berkiprah diruang publik”.
Karna kebiasaan orang – orang desa perumpuan biasanya hanya bisa macak, masak
dan manak. Tujuan seminar ini peserta minimal mampu secara kognitif menjaga
kesehatan dan mendeteksi sejak dini kesehatan alat reproduksinya.
Dengan mengangkat tema “ Refleksi Perjalanan Cinta Sang Ibu” dikatkatakan
oleh IMMawan Achmad Rusli selaku Ketua Umum PC. IMM lamongan dalam sambutanya “
Bahwa perempuan adalah ibu sehingga harus bisa refleksi diri dalam perjalanan
hidupnya karna dikarunia kelebihan punya alat reproduksi ternyata banyak
penyakit yang mematikan yang sewaktu-waktu bisa mengancam seorang perempuan”.
Sebagai Nara Sumber kali ini mengundang Ibu Lilin Turlina, M.Kes (Dosen STIKES
Muhammadiyah lamongan) pemateri tunggal dalam seminar Diksuswati. (Rusli)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar